Grid View
List View

Menampilkan semua 6 hasil

Urutkan Berdasarkan
Sale!

Tubuh kita itu mirip seperti pabrik yang bekerja tanpa henti dengan sistem mesin yang luar biasa canggih. Setiap bagiannya dirancang dengan seni yang sangat menakjubkan. Struktur tubuh yang mengagumkan ini terbentuk dari triliunan sel yang terkumpul menjadi satu. Nah, sistem rumit di dalam tubuh kita ini ternyata bisa memperbarui dirinya sendiri secara terus-menerus. Pada edisi ini, kita akan melihat lebih dekat tubuh kita yang setiap bagian kecilnya telah diciptakan secaraluar biasa oleh Allah SWT.

Buku yang ada di tangan Anda saat ini adalah terjemahan dan ringkasan dari karya bernilai yang berjudul Rawdhur-Rayyâhîn fî-Hikâyâtis Shâlihîn yang disusun oleh seorang wali Allah dan ulama besar yang hidup pada abad ke-7 Hijriyah, Imam Yafi’i RH. Beliau menulis karya ini dengan mengambil sumber dari karya-karya para ulama dan wali besar lainnya. Pada bagian akhir buku ini, juga ditambahkan biografi singkat tentang tokoh-tokoh yang disebutkan dalam buku ini.Membaca dan mempelajari kisah-kisah para wali Allah dapat menjadi sebab tumbuhnya ketakwaan dan mahabbah serta cinta kepada para wali Allah di dalam hati, meningkatkan keinginan seseorang terhadap akhirat, dan menyadarkannya dari kelalaian. Rahmat Allah SWT turun ke tempat di mana orang-orang saleh disebutkan. Mencintai orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT adalah termasuk tanda mencintai Allah SWT. Maka dari itu, hendaknya kisah-kisah para tokoh besar ini kita baca, kita dengarkan dengan penuh perhatian, dan kita jadikan pelajaran, jangan sampai kita mengingkarinya. Semoga berkat hal ini, Allah SWT memandang hati kita sebagai hamba-Nya, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang layak mendapatkan rahmat Ilahi.

 

BELI SEKARANG:

 

Sale!

Saat mendengar kata warisan, hal pertama yang terlintas di kepala kita biasanya adalah selembar sertifikat tanah dari ayah, rumah peninggalan kakek, atau pembagian harta keluarga. Namun, seberapa tepat kita mengurung makna warisan hanya pada kata-kata materi yang terbatas itu?
Coba tengok sekeliling Anda, lalu renungkan tentang diri dan keluarga Anda sendiri. Bukankah kita sebenarnya tidak hanya mewarisi harta benda, tetapi juga nada suara, tatapan mata, kebiasaan yang berakar kuat, atau pembawaan yang khas?
Terkadang, saat menatap cermin, kita menemukan senyuman ayah pada wajah kita. Di lain waktu, kita melihat reaksi ibu dalam cara kita menghadapi suatu masalah. Warisan bisa berwujud dalam prinsip keimanan atau praktik ibadah dan wirid yang terjaga selama beberapa generasi. Bahkan, amal saleh yang dipupuk oleh orang tua kita bisa menurun kepada anak dan cucu. Sayangnya, kesalahan masa lalu yang pernah mereka perbuat juga bisa merembet dan hinggap di pundak anak-anak mereka layaknya sebuah warisan.

Sebagai seorang muslim, menuntut ilmu dasar agama hukumnya fardhu ‘ain bagi setiap orang, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Setiap muslim laki-laki dan perempuan wajib menuntut ilmu.”
Ada empat aspek ilmu dasar yang perlu kita pelajari, yaitu akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Ilmu ini tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga wajib kita ajarkan kepada keluarga. Kita harus membimbing anak-anak kita tentang dasar agama, membaca Al-Quran, tata cara ibadah, dan mengajarkan mereka untuk selalu melakukan kebaikan serta menjauhi hal-hal yang dilarang.

Matan Safīnatun Najāh merupakan kitab fikih ringkas dalam mazhab Syafi’i karya **Syekh Salim bin Abdullah bin Sa’ad bin Sumair Al-Hadhrami**. Kitab ini disusun sebagai panduan dasar bagi para penuntut ilmu untuk mempelajari hukum-hukum ibadah dan muamalah sesuai dengan mazhab Syafi’i secara sistematis dan mudah dipahami.

Kitab ini membahas berbagai pokok fikih, mulai dari thaharah, salat, zakat, puasa, haji, hingga pembahasan tentang jenazah dan beberapa hukum muamalah. Dengan penyusunan yang ringkas, bahasa yang sederhana, serta pembahasan yang terstruktur, **Matan Safīnatun Najāh** menjadi salah satu kitab dasar yang banyak diajarkan di pesantren, madrasah, dan berbagai majelis ilmu di dunia Islam.

Kitab ini sangat cocok bagi pemula yang ingin mempelajari fikih mazhab Syafi’i karena menyajikan dasar-dasar hukum Islam secara padat namun lengkap. Penguasaan kitab ini akan menjadi bekal yang kuat untuk melanjutkan kajian ke kitab-kitab fikih yang lebih mendalam. 📖✨

Perlu diketahui bahwa cara yang terbaik dan paling sempurna
dalam mengenal Allah Subhânahû wa ta’âlâ dengan sebenar-benarnya,
menghambakan diri kepada-Nya sesuai dengan yang diperintahkan,
dan melaksanakan ibadah dan ketaatan hanyalah bisa diwujudkan
dengan mengenal dan memahami Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa
sallam yang diutus sebagai rahmat bagi alam semesta serta petunjuk
hidayah bagi kita dengan sebaik mungkin secara lahir dan batin.
Sebab, Al-Quranul Karim yang merupakan sumber utama agama kita
diturunkan kepadanya, lalu disampaikan kepada kita melalui beliau.
Al-Quranul Karim dan Sunah Nabawiyah adalah dua sumber
yang tidak terpisahkan, yang menunjukkan jalan yang benar bagi kita
di dunia dan akhirat serta membawa kita kepada kebahagiaan dan
keselamatan. Sebagaimana Allah Subhânahû wa ta’âlâ berfirman dalam
surah An-Najm, ayat ke-3 dan 4, “Dia (Rasulullah SAW) tidak pula berucap (tentang Al-Quranul Karim dan penjelasannya) berdasarkan
hawa nafsu(-nya). Ia (Al-Quranul Karim itu) tidak lain, kecuali wahyu
yang disampaikan (kepadanya).” Ayat karimah ini menunjukkan
bahwa setiap perkataan yang disampaikan Rasulullah Shallallâhu
‘alaihi wa sallam adalah wahyu dari Allah SWT. Oleh karena itu, segala
ucapan, perbuatan, dan kehidupan beliau itu sesuai dengan keridhaan
dan kehendak Allah Subhânahû wa ta’âlâ.

 

BELI SEKARANG:

 

X