Produk Baru

Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 40.000.Harga saat ini adalah: Rp 30.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 30.000.Harga saat ini adalah: Rp 20.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 50.000.Harga saat ini adalah: Rp 30.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 120.000.Harga saat ini adalah: Rp 100.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 100.000.Harga saat ini adalah: Rp 75.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 50.000.Harga saat ini adalah: Rp 30.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 40.000.Harga saat ini adalah: Rp 30.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 30.000.Harga saat ini adalah: Rp 20.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 120.000.Harga saat ini adalah: Rp 100.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 100.000.Harga saat ini adalah: Rp 75.000.
Sale!
Harga aslinya adalah: Rp 80.000.Harga saat ini adalah: Rp 70.000.

Segera Terbit

Hai Para pembaca setia. Ini daftar Produk Kami yang akan segera terbit untuk menemani Anda.

Pesan Sekarang

Penyebaran agama Islam disebabkan oleh keindahan dan fitrah agama Islam itu sendiri. Orang-orang yang mengatakan “Agama Islam disebarkan hanya dengan pedang” adalah orang-orang yang bersikap tidak adil. Orang-orang yang terpesona dengan akhlak mulia, kehidupan luhur, dan sikap kemanusiaan yang tinggi yang dimiliki oleh Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam akan tertarik pada cahaya Islam sebagaimana ngengat tertarik pada nyala api. Agama Islam telah menyebar berkat kepribadian yang tinggi dan mulia, serta dampak dan pengaruh rabani dari Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak terpuji.”
Allah SWT telah memilihnya untuk melaksanakan tugas yang agung dan suci ini. Sebab, beliau adalah manusia yang paling sempurna dan memiliki akhlak yang paling indah. Hal ini dibuktikan dengan kesaksian Al-Quranul Karim sebagai berikut, “Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS Al-Qalam: 4)

Anak-anak tercinta!
Segala puji bagi Rabb kita yang telah menciptakan seluruh alam dengan hikmah dan tujuan yang besar. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada Nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam untuk menuntun seluruh manusia ke jalan yang benar, Nabi Muhammad Mustafa Shallallâhu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan juga kaum muslimin yang mengikuti jalannya. Anak-anak yang berharga, ayat karimah “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui”, harus menjadi pedoman bagi kita. Kita juga harus banyak membaca dan berusaha. Jika kita ingin menjadi orang yang dicintai di antara manusia di sisi Allah SWT, kita harus berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk.

Khalifah pertama dari empat khalifah besar sekaligus orang yang paling mulia dan utama di antara seluruh umat Nabi Muhammad SAW adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Arti dari “Abu Bakar” adalah tuan orang-orang yang mengerjakan shalat Tahajud pada sepertiga malam terakhir. Setelah Sayidina Abu Bakar RA, orang yang paling utama dan mulia di antara manusia adalah Sayidina Umar bin Khattab RA. Sayidina Umar bin Khattab RA menjadi khalifah setelah Abu Bakar RA. Sayidina Umar RA diberikan gelar “Al-Faruq”, yang artinya orang yang memisahkan kebenaran dan kebatilan.
Khalifah ketiga adalah Sayidina Utsman RA. Ia pernah menjadi menantu Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam sebanyak dua kali. Oleh karena itu, ia diberi lakab ‘Dzunnurain’ yang artinya pemilik dua cahaya. Setelah Sayidina Utsman RA, orang yang paling mulia di antara manusia sekaligus khalifah keempat adalah Sayidina Ali RA.

Zakat hasil pertanian disebut juga dengan istilah Al-Usyr, yaitu kata bahasa Arab yang berarti satu persepuluh (1/10). Karena nilai yang wajib dizakati dari hasil pertanian adalah sebesar 1/10, zakat tersebut disebut Al-Usyr.
Kewajiban zakat hasil pertanian telah ditetapkan berdasarkan Al-Quranul Karim, hadis syarif, dan ijmak.

Nafsu dan setan adalah dua musuh terbesar manusia. Keduanya merupakan penyebab utama timbulnya dosa dan keburukan. Bagi manusia, perjuangan terbesar yang akan terus berlanjut hingga napas terakhir, termasuk embusan napas terakhir, adalah perjuangan melawan hawa nafsu dan setan.

Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan.” Ilmu yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui perkataannya yang mulia dan merupakan sesuatu yang wajib atas seluruh kaum muslim adalah “Ilmu hal”.
Sangatlah penting bagi anak-anak kita tercinta, yang menjadi jaminan masa depan kita, mempelajari masalah-masalah dasar agama sejak dini sesuai dengan akidah Ahlussunah wal Jamaah. Sebagaimana bunga matahari menghadap ke arah matahari dan menundukkan tangkainya saat matahari tidak ada, kita pun harus berpaling pada segala sesuatu yang diridhai Allah SWT. Kita bisa mempelajari segala sesuatu yang diridhai Allah SWT dari ilmu hal. Barang siapa mempelajari dan meyakini hal-hal penting tersebut serta melakukan apa yang diyakininya, ia akan menjadi seorang muslim yang sempurna dan dapat meraih keridhaan Allah SWT.
Buku “Rangkuman Agama Islam for Kids” telah disusun menurut mazhab Syafi’i, sesuai dengan akidah Ahlussunah wal Jamaah, untuk membantu anak-anak kita memahami dan mengingat masalah-masalah dasar agama dengan mudah. Kami berharap bahwa karya kami ini bisa menjadi awal yang baik bagi seluruh umat Islam dalam mempelajari pengetahuan-pengetahuan dasar agama Islam.

Seri Pendidikan Prasekolah Koza
Buku ini telah disusun berdasarkan standar pendidikan prasekolah
internasional untuk mendukung anak secara penuh dan seimbang di semua
bidang perkembangan kritis seperti pemikiran analitis, perhatian, kecerdasan,
perkembangan bahasa, perkembangan sosial, perkembangan motorik,
perkembangan sensorik, dan emosional.

 

Doa berarti meminta ampunan, magfirah, anugerah, dan pertolongan dari Allah Subhānahū wa ta’ālā. Meminta hal-hal seperti itu merupakan salah satu tanda terbesar dan terindah keimanan kepada Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu. Dengan doa, kita membuktikan bahwa diri kita merupakan hamba-Nya. Kita juga menunjukkan kelemahan dan kebutuhan kita kepada-Nya.
Para nabi, umat mereka, dan para wali Allah selalu berdoa ketika menghadapi urusan-urusan yang penting. Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Ayub, Nabi Yunus, Nabi Nuh, dan nabi-nabi lainnya (‘Alaihimussalām), termasuk Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam, selalu berdoa kepada Allah SWT ketika menghadapi berbagai kesulitan.
Dalam sehari, seorang muslim yang membaca surah Al-Fatihah dalam shalatnya selalu berdoa dan menyampaikan munajatnya dengan berkata, “Bimbinglah kami ke jalan yang lurus!”
Kesimpulannya, doa adalah tugas kita sebagai seorang hamba. Bagi seorang hamba, berdoa adalah hal yang tidak pantas untuk ditinggalkan. Dengan berdoa, kita berharap dapat memperoleh keselamatan dari segala macam penyakit lahir dan batin, serta mencapai kemuliaan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Taharah berasal dari bahasa arab yang berarti bersuci. Kegiatan bersuci dari najis ini meliputi menyucikan badan, pakaian, tempat, dan lingkungan yang menjadi tempat segala aktifitas kita.

Buku ini sengaja dihadirkan dengan desain khusus untuk anak-anak agar mereka lebih gemar membaca, terutama dalam mengenal Nabi Muhammad SAW tercinta.

X