Deskripsi
Penulis : Tim Penerbit Fazilet
Penerbit : Penerbit Fazilet
Ukuran : 17 x 12 cm
Cover : Soft Cover
Berat : 300 gram
Tebal : 352 Halaman
Rp 87.000
Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji wajib dikerjakan oleh orang-orang muslim yang sudah memenuhi persyaratannya. Ibadah haji bukanlah perjalanan wisata ataupun niaga, melainkan sebuah perjalanan ibadah.
Oleh sebab itu, perlu diingat bahwa setiap langkah yang diambil, segala kesulitan dan kesusahan yang dialami dalam melaksanakan ibadah haji akan mendatangkan pahala dan menghapus dosa-dosa. Ibadah haji yang diwajibkan bagi setiap muslim yang telah memenuhi persyaratannya, baik dari segi harta maupun jiwa, merupakan sebuah ibadah yang cukup sulit dilaksanakan dibandingkan dengan ibadah lainnya. Maka dari itu, dibutuhkan kesabaran yang tinggi ketika menghadapi sebuah perjalanan yang panjang dan iklim yang panas.
Buku Panduan Haji dan Umrah ini dapat membantu Anda di dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Buku ini disiapkan secara khusus untuk orang-orang yang akan melaksanakan ibadah haji atau umrah dengan tujuan agar ibadah haji atau umrah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur.
BELI SEKARANG:
Penulis : Tim Penerbit Fazilet
Penerbit : Penerbit Fazilet
Ukuran : 17 x 12 cm
Cover : Soft Cover
Berat : 300 gram
Tebal : 352 Halaman
| Dimensi | 17 × 12 cm |
|---|
Khalifah pertama dari empat khalifah besar sekaligus orang yang paling mulia dan utama di antara seluruh umat Nabi Muhammad SAW adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Arti dari “Abu Bakar” adalah tuan orang-orang yang mengerjakan shalat Tahajud pada sepertiga malam terakhir. Setelah Sayidina Abu Bakar RA, orang yang paling utama dan mulia di antara manusia adalah Sayidina Umar bin Khattab RA. Sayidina Umar bin Khattab RA menjadi khalifah setelah Abu Bakar RA. Sayidina Umar RA diberikan gelar “Al-Faruq”, yang artinya orang yang memisahkan kebenaran dan kebatilan.
Khalifah ketiga adalah Sayidina Utsman RA. Ia pernah menjadi menantu Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam sebanyak dua kali. Oleh karena itu, ia diberi lakab ‘Dzunnurain’ yang artinya pemilik dua cahaya. Setelah Sayidina Utsman RA, orang yang paling mulia di antara manusia sekaligus khalifah keempat adalah Sayidina Ali RA.
BELI SEKARANG:
Kumpulan Doa dan Ibadah merupakan sebuah buku yang berisi rangkaian ibadah-ibadah dan doa-doa yang dianjurkan atau disunahkan untuk dikerjakan pada hari-hari dan malam-malam mulia di dalam Islam.
Seperti yang disebutkan dalam sebuah hadis qudsi bahwasanya dikatakan, “Hamba-ku akan selamat dari siksa dan azab-Ku dengan ibadah wajibnya, dan dia akan mendekat kepada keridhaan-Ku dengan ibadah sunahnya.” Dengan demikian, meskipun ibadah sunah tidak wajib hukumnya, ibadah sunah dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
BELI SEKARANG:
Anak-anak tercinta!
Segala puji bagi Rabb kita yang telah menciptakan seluruh alam dengan hikmah dan tujuan yang besar. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada Nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam untuk menuntun seluruh manusia ke jalan yang benar, Nabi Muhammad Mustafa Shallallâhu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan juga kaum muslimin yang mengikuti jalannya. Anak-anak yang berharga, ayat karimah “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui”, harus menjadi pedoman bagi kita. Kita juga harus banyak membaca dan berusaha. Jika kita ingin menjadi orang yang dicintai di antara manusia di sisi Allah SWT, kita harus berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk.
Makhluk yang paling tinggi derajatnya adalah nabi terakhir, Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Segala sesuatu diciptakan karena beliau telah diciptakan. Seandainya beliau tidak diciptakan, niscaya segala sesuatu pun tidak akan pernah diciptakan.
Allah SWT berfirman dalam hadis qudsi tentang Nabi Muhammad SAW sebagai berikut, “Seandainya engkau tidak ada, niscaya aku tidak akan pernah menciptakan segala sesuatu.”
Karena telah menciptakan Nabi Muhammad SAW, Allah SWT juga menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia ini, seperti manusia, hewan-hewan, pohon-pohon, buah-buahan, dan segala sesuatu yang terlintas di pikiran kita. Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir kepada umat manusia dan jin.
Karena merupakan penutup para nabi dan rasul, Rasulullah SAW disebut sebagai “Khatamul Anbiya”.
BELI SEKARANG:
Rasulullah SAW bersabda, “Akan ada sekelompok dari umatku yang senantiasa menjalankan perintah Allah SWT. Orang-orang yang ingin mengganggu atau menentang mereka tidak akan bisa memberikan mudarat kepada mereka. Keunggulan mereka akan terus berlanjut hingga datangnya ketentuan Allah SWT (hari kiamat).”
Dalam hadis syarif lainnya, beliau bersabda, “Umatku akan segera terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan yang mengikuti jalanku dan jalan para sahabatku.”
Ahlussunnah wal Jama’ah yang diisyaratkan dalam hadis-hadis syarif ini telah hadir di setiap masa dan akan terus ada hingga hari kiamat. Demikian pula, golongan-golongan sesat pun akan terus ada hingga hari kiamat.
Seorang ulama terkenal, Ibnu Taimiyah, telah menyimpang dari golongan Ahlussunnah wal Jama’ah dengan menyatakan,
“Melakukan perjalanan untuk berziarah kepada Rasulullah SAW dan para nabi adalah haram.”
“Memohon pertolongan kepada Rasulullah SAW dan bertawasul dengan beliau tidaklah diperbolehkan.”
Ia juga mengklaim bahwa Allah SWT adalah sebuah jisim (na’ûdzubillâh min dzâlik).
Dalam karyanya yang berjudul Syawâhidul Haq, seorang ulama besar, Yusuf An-Nabhani RH, telah memberikan tanggapan yang rinci atas pandangan Ibnu Taimiyah dan para pengikutnya. Mengingat pentingnya menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah bagi setiap muslim, kami mempersembahkan buku yang dirangkum dari kitab Syawâhidul Haq ini agar bermanfaat bagi para pembaca.
Mempelajari pengetahuan dasar hukum Islam adalah wajib bagi semua umat muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, perempuan secara alami memiliki keadaan khusus yang berbeda dengan laki-laki, seperti haid, nifas, dan istihadhah. Untuk menghindari kesalahan dalam beribadah, perempuan harus mempelajari hal-hal ini dan memantau siklus mereka.
Dalam karya ini, kondisi-kondisi khusus yang berkaitan dengan perempuan telah dijelaskan secara terperinci. Selain itu, beberapa permasalahan seperti berhijab (menutup aurat), menjaga privasi, hubungan persusuan, kontrasepsi, mas kawin, dan perceraian juga disajikan untuk menjadi rujukan bagi para pembaca.
BELI SEKARANG:
Masukan nomor WA Anda untuk menerima informasi dan promo menarik kami.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.
Pembaca Bijak Adalah Pembaca yang Selektif.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.







