Deskripsi
Penulis : Tim Penerbit Fazilet
Penerbit : Penerbit Fazilet
Ukuran : 17 x 12 cm
Cover : Soft Cover
Berat : 300 gram
Tebal : 352 Halaman
Rp 87.000
Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji wajib dikerjakan oleh orang-orang muslim yang sudah memenuhi persyaratannya. Ibadah haji bukanlah perjalanan wisata ataupun niaga, melainkan sebuah perjalanan ibadah.
Oleh sebab itu, perlu diingat bahwa setiap langkah yang diambil, segala kesulitan dan kesusahan yang dialami dalam melaksanakan ibadah haji akan mendatangkan pahala dan menghapus dosa-dosa. Ibadah haji yang diwajibkan bagi setiap muslim yang telah memenuhi persyaratannya, baik dari segi harta maupun jiwa, merupakan sebuah ibadah yang cukup sulit dilaksanakan dibandingkan dengan ibadah lainnya. Maka dari itu, dibutuhkan kesabaran yang tinggi ketika menghadapi sebuah perjalanan yang panjang dan iklim yang panas.
Buku Panduan Haji dan Umrah ini dapat membantu Anda di dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Buku ini disiapkan secara khusus untuk orang-orang yang akan melaksanakan ibadah haji atau umrah dengan tujuan agar ibadah haji atau umrah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur.
BELI SEKARANG:
Penulis : Tim Penerbit Fazilet
Penerbit : Penerbit Fazilet
Ukuran : 17 x 12 cm
Cover : Soft Cover
Berat : 300 gram
Tebal : 352 Halaman
| Dimensi | 17 × 12 cm |
|---|
Rasulullah SAW bersabda, “Akan ada sekelompok dari umatku yang senantiasa menjalankan perintah Allah SWT. Orang-orang yang ingin mengganggu atau menentang mereka tidak akan bisa memberikan mudarat kepada mereka. Keunggulan mereka akan terus berlanjut hingga datangnya ketentuan Allah SWT (hari kiamat).”
Dalam hadis syarif lainnya, beliau bersabda, “Umatku akan segera terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan yang mengikuti jalanku dan jalan para sahabatku.”
Ahlussunnah wal Jama’ah yang diisyaratkan dalam hadis-hadis syarif ini telah hadir di setiap masa dan akan terus ada hingga hari kiamat. Demikian pula, golongan-golongan sesat pun akan terus ada hingga hari kiamat.
Seorang ulama terkenal, Ibnu Taimiyah, telah menyimpang dari golongan Ahlussunnah wal Jama’ah dengan menyatakan,
“Melakukan perjalanan untuk berziarah kepada Rasulullah SAW dan para nabi adalah haram.”
“Memohon pertolongan kepada Rasulullah SAW dan bertawasul dengan beliau tidaklah diperbolehkan.”
Ia juga mengklaim bahwa Allah SWT adalah sebuah jisim (na’ûdzubillâh min dzâlik).
Dalam karyanya yang berjudul Syawâhidul Haq, seorang ulama besar, Yusuf An-Nabhani RH, telah memberikan tanggapan yang rinci atas pandangan Ibnu Taimiyah dan para pengikutnya. Mengingat pentingnya menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah bagi setiap muslim, kami mempersembahkan buku yang dirangkum dari kitab Syawâhidul Haq ini agar bermanfaat bagi para pembaca.
Doa berarti meminta ampunan, magfirah, anugerah, dan pertolongan dari Allah Subhānahū wa ta’ālā. Meminta hal-hal seperti itu merupakan salah satu tanda terbesar dan terindah keimanan kepada Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu. Dengan doa, kita membuktikan bahwa diri kita merupakan hamba-Nya. Kita juga menunjukkan kelemahan dan kebutuhan kita kepada-Nya.
Para nabi, umat mereka, dan para wali Allah selalu berdoa ketika menghadapi urusan-urusan yang penting. Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Ayub, Nabi Yunus, Nabi Nuh, dan nabi-nabi lainnya (‘Alaihimussalām), termasuk Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam, selalu berdoa kepada Allah SWT ketika menghadapi berbagai kesulitan.
Dalam sehari, seorang muslim yang membaca surah Al-Fatihah dalam shalatnya selalu berdoa dan menyampaikan munajatnya dengan berkata, “Bimbinglah kami ke jalan yang lurus!”
Kesimpulannya, doa adalah tugas kita sebagai seorang hamba. Bagi seorang hamba, berdoa adalah hal yang tidak pantas untuk ditinggalkan. Dengan berdoa, kita berharap dapat memperoleh keselamatan dari segala macam penyakit lahir dan batin, serta mencapai kemuliaan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
BELI SEKARANG:
Kumpulan Doa dan Ibadah merupakan sebuah buku yang berisi rangkaian ibadah-ibadah dan doa-doa yang dianjurkan atau disunahkan untuk dikerjakan pada hari-hari dan malam-malam mulia di dalam Islam.
Seperti yang disebutkan dalam sebuah hadis qudsi bahwasanya dikatakan, “Hamba-ku akan selamat dari siksa dan azab-Ku dengan ibadah wajibnya, dan dia akan mendekat kepada keridhaan-Ku dengan ibadah sunahnya.” Dengan demikian, meskipun ibadah sunah tidak wajib hukumnya, ibadah sunah dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
BELI SEKARANG:
Makhluk yang paling tinggi derajatnya adalah nabi terakhir, Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Segala sesuatu diciptakan karena beliau telah diciptakan. Seandainya beliau tidak diciptakan, niscaya segala sesuatu pun tidak akan pernah diciptakan.
Allah SWT berfirman dalam hadis qudsi tentang Nabi Muhammad SAW sebagai berikut, “Seandainya engkau tidak ada, niscaya aku tidak akan pernah menciptakan segala sesuatu.”
Karena telah menciptakan Nabi Muhammad SAW, Allah SWT juga menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia ini, seperti manusia, hewan-hewan, pohon-pohon, buah-buahan, dan segala sesuatu yang terlintas di pikiran kita. Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir kepada umat manusia dan jin.
Karena merupakan penutup para nabi dan rasul, Rasulullah SAW disebut sebagai “Khatamul Anbiya”.
BELI SEKARANG:
Segala puji bagi Allah Subhânahû wa ta’âlâ yang telah menghalalkan pernikahan dan mengharamkan perzinaan serta menciptakan kita semua dari setetes air. Shalawat dan salam semoga senatiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallâhu alaihi wa sallam yang mendorong umatnya untuk menikah, melarangnya dari perbuatan zina, dan mencegahnya dari ruhbaniyah1. Shalawat dan salam juga semoga tercurah atas keluarga dan para sahabat beliau.
Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan.” Ilmu yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui perkataannya yang mulia dan merupakan sesuatu yang wajib atas seluruh kaum muslim adalah “Ilmu hal”.
Sangatlah penting bagi anak-anak kita tercinta, yang menjadi jaminan masa depan kita, mempelajari masalah-masalah dasar agama sejak dini sesuai dengan akidah Ahlussunah wal Jamaah. Sebagaimana bunga matahari menghadap ke arah matahari dan menundukkan tangkainya saat matahari tidak ada, kita pun harus berpaling pada segala sesuatu yang diridhai Allah SWT. Kita bisa mempelajari segala sesuatu yang diridhai Allah SWT dari ilmu hal. Barang siapa mempelajari dan meyakini hal-hal penting tersebut serta melakukan apa yang diyakininya, ia akan menjadi seorang muslim yang sempurna dan dapat meraih keridhaan Allah SWT.
Buku “Rangkuman Agama Islam for Kids” telah disusun menurut mazhab Syafi’i, sesuai dengan akidah Ahlussunah wal Jamaah, untuk membantu anak-anak kita memahami dan mengingat masalah-masalah dasar agama dengan mudah. Kami berharap bahwa karya kami ini bisa menjadi awal yang baik bagi seluruh umat Islam dalam mempelajari pengetahuan-pengetahuan dasar agama Islam.
BELI SEKARANG:
Masukan nomor WA Anda untuk menerima informasi dan promo menarik kami.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.
Pembaca Bijak Adalah Pembaca yang Selektif.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.







