Deskripsi
Taharah berasal dari bahasa arab yang berarti bersuci. Kegiatan bersuci dari najis ini meliputi menyucikan badan, pakaian, tempat, dan lingkungan yang menjadi tempat segala aktifitas kita.
Rp 20.000 Harga aslinya adalah: Rp 20.000.Rp 17.000Harga saat ini adalah: Rp 17.000.
Taharah berasal dari bahasa arab yang berarti bersuci. Kegiatan bersuci dari najis ini meliputi menyucikan badan, pakaian, tempat, dan lingkungan yang menjadi tempat segala aktifitas kita.
Follow juga IG Kami di @insandanhayat
BELI SEKARANG:
Taharah berasal dari bahasa arab yang berarti bersuci. Kegiatan bersuci dari najis ini meliputi menyucikan badan, pakaian, tempat, dan lingkungan yang menjadi tempat segala aktifitas kita.
| Dimensi | 16,5 × 11,5 cm |
|---|
Rasulullah SAW bersabda, “Akan ada sekelompok dari umatku yang senantiasa menjalankan perintah Allah SWT. Orang-orang yang ingin mengganggu atau menentang mereka tidak akan bisa memberikan mudarat kepada mereka. Keunggulan mereka akan terus berlanjut hingga datangnya ketentuan Allah SWT (hari kiamat).”
Dalam hadis syarif lainnya, beliau bersabda, “Umatku akan segera terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan yang mengikuti jalanku dan jalan para sahabatku.”
Ahlussunnah wal Jama’ah yang diisyaratkan dalam hadis-hadis syarif ini telah hadir di setiap masa dan akan terus ada hingga hari kiamat. Demikian pula, golongan-golongan sesat pun akan terus ada hingga hari kiamat.
Seorang ulama terkenal, Ibnu Taimiyah, telah menyimpang dari golongan Ahlussunnah wal Jama’ah dengan menyatakan,
“Melakukan perjalanan untuk berziarah kepada Rasulullah SAW dan para nabi adalah haram.”
“Memohon pertolongan kepada Rasulullah SAW dan bertawasul dengan beliau tidaklah diperbolehkan.”
Ia juga mengklaim bahwa Allah SWT adalah sebuah jisim (na’ûdzubillâh min dzâlik).
Dalam karyanya yang berjudul Syawâhidul Haq, seorang ulama besar, Yusuf An-Nabhani RH, telah memberikan tanggapan yang rinci atas pandangan Ibnu Taimiyah dan para pengikutnya. Mengingat pentingnya menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah bagi setiap muslim, kami mempersembahkan buku yang dirangkum dari kitab Syawâhidul Haq ini agar bermanfaat bagi para pembaca.
Anak-anak tercinta!
Segala puji bagi Rabb kita yang telah menciptakan seluruh alam dengan hikmah dan tujuan yang besar. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada Nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam untuk menuntun seluruh manusia ke jalan yang benar, Nabi Muhammad Mustafa Shallallâhu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan juga kaum muslimin yang mengikuti jalannya. Anak-anak yang berharga, ayat karimah “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui”, harus menjadi pedoman bagi kita. Kita juga harus banyak membaca dan berusaha. Jika kita ingin menjadi orang yang dicintai di antara manusia di sisi Allah SWT, kita harus berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk.
Mempelajari pengetahuan dasar hukum Islam adalah wajib bagi semua umat muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, perempuan secara alami memiliki keadaan khusus yang berbeda dengan laki-laki, seperti haid, nifas, dan istihadhah. Untuk menghindari kesalahan dalam beribadah, perempuan harus mempelajari hal-hal ini dan memantau siklus mereka.
Dalam karya ini, kondisi-kondisi khusus yang berkaitan dengan perempuan telah dijelaskan secara terperinci. Selain itu, beberapa permasalahan seperti berhijab (menutup aurat), menjaga privasi, hubungan persusuan, kontrasepsi, mas kawin, dan perceraian juga disajikan untuk menjadi rujukan bagi para pembaca.
BELI SEKARANG:
Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan.” Ilmu yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW melalui perkataannya yang mulia dan merupakan sesuatu yang wajib atas seluruh kaum muslim adalah “Ilmu hal”.
Sangatlah penting bagi anak-anak kita tercinta, yang menjadi jaminan masa depan kita, mempelajari masalah-masalah dasar agama sejak dini sesuai dengan akidah Ahlussunah wal Jamaah. Sebagaimana bunga matahari menghadap ke arah matahari dan menundukkan tangkainya saat matahari tidak ada, kita pun harus berpaling pada segala sesuatu yang diridhai Allah SWT. Kita bisa mempelajari segala sesuatu yang diridhai Allah SWT dari ilmu hal. Barang siapa mempelajari dan meyakini hal-hal penting tersebut serta melakukan apa yang diyakininya, ia akan menjadi seorang muslim yang sempurna dan dapat meraih keridhaan Allah SWT.
Buku “Rangkuman Agama Islam for Kids” telah disusun menurut mazhab Syafi’i, sesuai dengan akidah Ahlussunah wal Jamaah, untuk membantu anak-anak kita memahami dan mengingat masalah-masalah dasar agama dengan mudah. Kami berharap bahwa karya kami ini bisa menjadi awal yang baik bagi seluruh umat Islam dalam mempelajari pengetahuan-pengetahuan dasar agama Islam.
BELI SEKARANG:
Kumpulan Doa dan Ibadah merupakan sebuah buku yang berisi rangkaian ibadah-ibadah dan doa-doa yang dianjurkan atau disunahkan untuk dikerjakan pada hari-hari dan malam-malam mulia di dalam Islam.
Seperti yang disebutkan dalam sebuah hadis qudsi bahwasanya dikatakan, “Hamba-ku akan selamat dari siksa dan azab-Ku dengan ibadah wajibnya, dan dia akan mendekat kepada keridhaan-Ku dengan ibadah sunahnya.” Dengan demikian, meskipun ibadah sunah tidak wajib hukumnya, ibadah sunah dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
BELI SEKARANG:
Masukan nomor WA Anda untuk menerima informasi dan promo menarik kami.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.
Pembaca Bijak Adalah Pembaca yang Selektif.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.


