Deskripsi
Penulis : Tim Penerbit Fazilet
Penerbit : Penerbit Fazilet
Ukuran : 19,5 x 13,5 cm
Cover : Soft Cover
Berat : 100 gram
Tebal : 47 Halaman
Rp 27.000 Harga aslinya adalah: Rp 27.000.Rp 22.950Harga saat ini adalah: Rp 22.950.
Rasulullah SAW bersabda, “Ulama adalah pewaris para nabi.” (HR Tirmidzi)
Hadis tersebut menjelaskan bahwasanya ulama adalah pewaris para nabi yang mewarisi ilmu. Buku ini menjelaskan salah seorang ulama besar yang berjuang demi agama Islam dan untuk mendapatkan ridha Ilahi. Beliau adalah Syekh Abu Al-Faruq Sulaiman Hilmi Tunahan RH.
Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan KS adalah salah seorang ulama besar yang hidup di negara Turki. Beliau hidup di zaman serba sulit ketika agama Islam hampir dilupakan oleh masyarakat, di zaman yang ketika itu mengajarkan Al-Quran dan hal-hal yang berbau “Islam” dilarang.
Syekh Sulaiman Hilmi KS juga adalah seorang ulama yang mendirikan Pondok Pesantren Sulaimaniyah yang pusatnya berada di Istanbul, Turki, dan cabang-cabangnya sudah tersebar ke berbagai negara di seluruh penjuru dunia.
Buku ini menjelaskan sejarah singkat biografi Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan KS. Buku ini disusun dengan sederhana agar para pembaca dapat dengan mudah memahaminya.
BELI SEKARANG:
Penulis : Tim Penerbit Fazilet
Penerbit : Penerbit Fazilet
Ukuran : 19,5 x 13,5 cm
Cover : Soft Cover
Berat : 100 gram
Tebal : 47 Halaman
| Dimensi | 195 × 135 cm |
|---|
Khalifah pertama dari empat khalifah besar sekaligus orang yang paling mulia dan utama di antara seluruh umat Nabi Muhammad SAW adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Arti dari “Abu Bakar” adalah tuan orang-orang yang mengerjakan shalat Tahajud pada sepertiga malam terakhir. Setelah Sayidina Abu Bakar RA, orang yang paling utama dan mulia di antara manusia adalah Sayidina Umar bin Khattab RA. Sayidina Umar bin Khattab RA menjadi khalifah setelah Abu Bakar RA. Sayidina Umar RA diberikan gelar “Al-Faruq”, yang artinya orang yang memisahkan kebenaran dan kebatilan.
Khalifah ketiga adalah Sayidina Utsman RA. Ia pernah menjadi menantu Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam sebanyak dua kali. Oleh karena itu, ia diberi lakab ‘Dzunnurain’ yang artinya pemilik dua cahaya. Setelah Sayidina Utsman RA, orang yang paling mulia di antara manusia sekaligus khalifah keempat adalah Sayidina Ali RA.
BELI SEKARANG:
Makhluk yang paling tinggi derajatnya adalah nabi terakhir, Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Segala sesuatu diciptakan karena beliau telah diciptakan. Seandainya beliau tidak diciptakan, niscaya segala sesuatu pun tidak akan pernah diciptakan.
Allah SWT berfirman dalam hadis qudsi tentang Nabi Muhammad SAW sebagai berikut, “Seandainya engkau tidak ada, niscaya aku tidak akan pernah menciptakan segala sesuatu.”
Karena telah menciptakan Nabi Muhammad SAW, Allah SWT juga menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia ini, seperti manusia, hewan-hewan, pohon-pohon, buah-buahan, dan segala sesuatu yang terlintas di pikiran kita. Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir kepada umat manusia dan jin.
Karena merupakan penutup para nabi dan rasul, Rasulullah SAW disebut sebagai “Khatamul Anbiya”.
BELI SEKARANG:
Penyebaran agama Islam disebabkan oleh keindahan dan fitrah agama Islam itu sendiri. Orang-orang yang mengatakan “Agama Islam disebarkan hanya dengan pedang” adalah orang-orang yang bersikap tidak adil. Orang-orang yang terpesona dengan akhlak mulia, kehidupan luhur, dan sikap kemanusiaan yang tinggi yang dimiliki oleh Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam akan tertarik pada cahaya Islam sebagaimana ngengat tertarik pada nyala api. Agama Islam telah menyebar berkat kepribadian yang tinggi dan mulia, serta dampak dan pengaruh rabani dari Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak terpuji.”
Allah SWT telah memilihnya untuk melaksanakan tugas yang agung dan suci ini. Sebab, beliau adalah manusia yang paling sempurna dan memiliki akhlak yang paling indah. Hal ini dibuktikan dengan kesaksian Al-Quranul Karim sebagai berikut, “Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS Al-Qalam: 4)
Buku ini merupakan ringkasan sejarah yang disusun secara khusus oleh Tim Penerbit Fazilet
Kami memulai karya yang kami hadirkan dengan izin dan rahmat Allah SWT ini dengan menjelaskan keadaan bangsa-bangsa manusia di muka bumi yang digambarkan sebagai masa jahiliah (masa fatrah) sebelum datangnya Rasulullah SAW.
Selanjutnya, kami menjelaskan kelahiran Rasulullah SAW, masa kanak-kanak, masa remaja, dan pernikahan beliau.
Setelah itu, kami berusaha menerangkan kehidupan Rasulullah SAW selama 23 tahun yang dimulai dari masa kenabian hingga beliau wafat.
Kami pun menyelesaikan bagian Sirah Nabawiyah dalam karya ini dengan membahas penyakit, wafat, bentuk perawakan, akhlakul karimah, dan istri-istri Rasulullah SAW.
Pada bagian selanjutnya, kami berusaha menceritakan kehidupan Khulafaur Rasyidin yang merupakan teladan baik untuk semua orang, kepribadian dan karakter yang luhur mereka, khidmah mereka yang tidak ada bandingannya dalam penyebaran agama Islam, keadilan, pengorbanan, dan kisah-kisah teladan mereka.
Pada bagian terakhir, kami menerangkan Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah yang melanjutkan kekhalifahan Islam, lalu kesultanan-kesultanan muslim Turki pertama, yaitu Bani Seljuk, Kesultanan Timuriyah, dan Daulah Utsmaniyah yang hingga saat ini namanya masih membuat bangsa-bangsa di dunia takjub dan kita pun sebagai anak cucunya merasa bangga.
BELI SEKARANG:
Buku yang ada di tangan Anda saat ini adalah terjemahan dan ringkasan dari karya bernilai yang berjudul Rawdhur-Rayyâhîn fî-Hikâyâtis Shâlihîn yang disusun oleh seorang wali Allah dan ulama besar yang hidup pada abad ke-7 Hijriyah, Imam Yafi’i RH. Beliau menulis karya ini dengan mengambil sumber dari karya-karya para ulama dan wali besar lainnya. Pada bagian akhir buku ini, juga ditambahkan biografi singkat tentang tokoh-tokoh yang disebutkan dalam buku ini.Membaca dan mempelajari kisah-kisah para wali Allah dapat menjadi sebab tumbuhnya ketakwaan dan mahabbah serta cinta kepada para wali Allah di dalam hati, meningkatkan keinginan seseorang terhadap akhirat, dan menyadarkannya dari kelalaian. Rahmat Allah SWT turun ke tempat di mana orang-orang saleh disebutkan. Mencintai orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT adalah termasuk tanda mencintai Allah SWT. Maka dari itu, hendaknya kisah-kisah para tokoh besar ini kita baca, kita dengarkan dengan penuh perhatian, dan kita jadikan pelajaran, jangan sampai kita mengingkarinya. Semoga berkat hal ini, Allah SWT memandang hati kita sebagai hamba-Nya, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang layak mendapatkan rahmat Ilahi.
BELI SEKARANG:
Masukan nomor WA Anda untuk menerima informasi dan promo menarik kami.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.
Pembaca Bijak Adalah Pembaca yang Selektif.
Copyright © Penerbit Fazilet. All rights reserved.






